Teruntuk Dirimu Yang Masih Ku Rindukan, Semoga Dalam Diam Aku Mampu Melupakan

Bicara soal rasa, tak akan ada orang yang lebih memahami selain diri kita sendiri. Hanya saja terkadang semua rasa beradu menjadi satu, dimulai dari rasa bersalah, benci hingga merindu. Membuat kita bimbang apa yang sebenarnya diinginkan oleh hati. Sementara logika yang selalu konsisten untuk tidak beriringan dengan perasaan.

Teruntuk Dirimu Yang Masih Ku Rindukan, Semoga Dalam Diam Aku Mampu Melupakan
Pict : Yoo Seung Ho & Park Eun Bin

Ketika bayangan masa lalu masih menyimpan sedikit keindahan dan masa depan masih menjadi misteri, saat itulah rindu selalu menyapa. Seakan memanggil kembali namun samar memberi keraguan. Karena sesuatu yang telah pergi, saat ia kembali tidak akan pernah sama lagi. Satu hal yang masih ku sadari, bahwa masa lalu tidak akan dengan mudahnya menjadi masa depan. Terlebih ketika luka sudah pernah melekat meskipun bahagia itu pernah ada.

Teruntuk dirimu yang masih ku rindukan, semoga dalam diam aku bisa melupakan. Menjadikan kenangan hanya sebatas ingatan. Menjadikan luka hanya sebatas kekuatan. Jika aku pernah menempatkan bahagia itu bersamamu, maka aku juga akan mengambil bahagia itu kembali bersamaku.

Masa lalu memang menyakitkan tapi sekaligus mampu menguatkan ketika kita mampu memahami bahwa segala hal yang terjadi akan selalu membawa kebaikannya masing-masing.

Bukan hal yang mudah untuk melupakan, namun akan terasa lebih sulit jika bertahan dalam kenangan. Karena harapan terkadang berakhir dengan kekecewaan. Adalah lebih baik ketika kita memampukan diri untuk menata hati dan membukanya kembali untuk rasa yang baru. Daripada harus mengobati luka untuk kemungkinan terluka dengan luka yang sama. Masa lalu akan benar-benar dilupakan ketika hati benar-benar siap untuk menerima cinta yang baru. Selama hati masih mengharapkan yang telah berlalu, maka luka itu hanya akan menetap menjadi bayangan.

Original Created By CEKABE.com❤
Comments
0 Comments

No comments:

Powered by Blogger.